Side Notes

This entry was posted on 27 October 2007 at 23:37 and filed under Personal section.

You can add your comments or trackback from your own site. To keep you updated to the latest discussion, you can subscribe comments via RSS.

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally recognized avatar, please register at Gravatar.com.

Get Platformate for your blog!

You can have this theme for your blog with a very reasonable price. Package includes whole theme installation and configuration. Just sit back, relax, and everything will be ready for you. Buzz me for more information!

Arthemia Premium

Home » Blog » Personal

Pengen jadi Insinyur (Ir.) bukan S.T.

“Pak Rektor.. saya pgnnya gelar Insinyur Pak! Biar kaya papah!”

Gua sempet denger GOSIP.. katanya gelar insinyur mau dibalikin lagi.. Katanya tahun 2008 gelar insinyur mau kembali diberlakukan untuk lulusan jurusan teknologi dan rekayasa.


hmm.. mending gelar INSINYUR atau SARJANA TEKNIK? berhubung kmrn baru melihat teman-teman 2003 syukuran wisuda di HIMATEK.. dan hari ini (Sabtu) mereka semua kan diberikan gelar oleh para petinggi-petinggi ITB (alias rektor, WRM, dll.) untuk menjadi seorang SARJANA TEKNIK. Dan tahun depan (persis Oktober 2008 - amin, hahaha..), gua berencana untuk meminta gelar dari para petinggi-petinggi ITB tersebut.

Seandainya gua bisa bilang, “Pak Rektor.. saya pgnnya gelar Insinyur Pak! Biar kaya papah!”

Kenapa dulu insinyur dan sekarang sarjana teknik ya?? Jadi kepikiran tentang pendidikan tinggi (sekolah tinggi dan universitas) di Indonesia. Nusantara tercinta ini dijajah oleh sekian banyak negara namun Belanda lah yang paling berpengaruh besar bagi perkembangan pendidikan di Indonesia. Banyak sekali sekolah dan universitas yang didirikan pada jaman penjajahan Belanda yang sekarang ini menjadi universitas dan sekolah unggulan di Indonesia ini. Technische Hooge School (THS) contohnya.. Pasti tau lah ya.. THS = ITB (Institut Teknologi Bandung). Contoh lainnya apa?? SMA gua tentunya (*hahahaha..). SMAN 5 dan SMAN 3 Bandung adalah hasil peninggalan Belanda dalam bentuk sarana pendidikan. Dan masihhh banyakk lagi sisa-sisa Belanda yang masih dipake ama kita ampe sekarang.

Lalu selain itu apa lagi?

Gelar pendidikan tinggi.

Masih inget ama gelar-gelar jaman dulu? Insinyur? Dokterandus? Dokteranda? Itu semua ialah gelar-gelar hasil peninggalan orang Belanda. Masih kepake sampai tahun 1993 dimana petinggi-petinggi Indonesia (entah siapa) mengubah gelar-gelar tersebut menjadi yang kita kenal sekarang ini. Kalo boleh diliat-liat, Indonesia mulai mengubah ‘kiblat’ penamaan gelar-gelarnya ke arah sistem Anglo-Saxon dan ninggalin Belanda.. Katakanlah S.T, S.Si, S.E dan berbagai gelar lainnya.. Mirip banget ama gelar versi Anglo-Saxon seperti B.Sc, B.E, B.B.A, dll.. (Anglo-Saxon dipake di Amerika dan di beberapa negara Eropa).

Bachelor of Science (B.Sc) -> Sarjana Sains (S.Si)

Nahh.. whatever lah mo sistem Anglo-Saxon kek, mo sistem Belanda kek, mo sistem apa kek.. tapi menurut gua gelar “insinyur” tuh tetep lebih keren daripada “sarjana teknik”.. Hehehe..

Dan seandainya GOSIP itu menjadi FAKTA, kira-kira apa ya yang bakal ada di benak mereka-mereka yang keburu dikasih gelar S.T?? Hahahaha…

Insinyur (dari kata insigneur-Belanda) adalah orang yang bekerja dalam bidang teknik, dengan kata lain orang-orang yang menggunakan pengetahuan ilmiah untuk menyelesaikan masalah praktis menggunakan teknologi. Di Indonesia, dahulu istilah ini digunakan sebagai gelar seorang sarjana keteknikan (tidak tertutup pada bidang pertanian, dll). Namun setelah muncul gelar ST (Sarjana Teknik), istilah ini digunakan untuk sarjana keteknikan yang, singkatnya, telah tergabung dalam PII (Persatuan Insinyur Indonesia).

Sebelum tahun 1993, gelar sarjana yang ada di Indonesia antara lain Doktorandus (Drs.), Doktoranda (Dra.), dan Insinyur (Ir.). Setelah tahun 1993, penggunaan baku gelar sarjana yang ada di Indonesia antara lain Sarjana Ekonomi (S.E.), Sarjana Hukum (S.H.), Sarjana Teknik (S.T.), Sarjana Agama (S.Ag.) dan Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

Dari: Wikipedia

Ahhh.. udahlah.. kan cuman GOSIP… :D :D

7 Comments

  1. Nadya said:

    Gw setuju tu bel,
    menurut gw Insinyur emang lebih keren dari S.T…
    waktu msh kuliah gw pun berharap saat lulus gelar S.T udah dirubah lg jd Ir. Tapi ternyata impian tinggal impian… hehehe..
    yah Nadya.S.T not so bad laah… :cool:

  2. bea said:

    michael,
    gelar ingenieur itu gelar master (universitair) di belanda sini. gw sebagai lulusan master ga rela klo s1 di indonesia disamain ama master :smile:

  3. michaeljubel (author) said:

    wah ternya gosipnya gak cuman di kuping gua aja kan.. hmmm… Ir tapi kuliahnya lebih lama? gua mau2 aja tuh.. hahaha.. soalnya secara pribadi gua ngerasa kuliah tuh cepet banget.. tiba2 udah mo lulus aja.. kayanya belum mateng gimanaaa gt.. hehehe.. 5 tahun deh yang pas.. hahaha.. tapi gatau juga sih.. hehehe..

  4. annisa said:

    gw denger tuh gosip2 gelar yang bakal dibalikin ke insinyur..
    senyum2 bersyukur karena gw bisa nyandang gelar insinyur daripada es teh ( dosen gw bikin kelakar ttg ST = eS Teh)
    Tapi sejauh yang gw tau, penggantian nama itu gak cuman soal ngerubah rangkaian huruf2 aja dari insinyur jadi Sarjana Teknik..
    Tapi sebenernya berhububngan juga sama beban kuliah kita yang lebih ringan daripada beban kuliah jaman dosen2 gw dulu (entah dia mau narsis ato emang menyampaikan fakta, soalnya yang sekarang aja gw dah megap2, hehehe..). Makanya jaman baheula kuliah kan lebih lama, konon katanya lulus 7 tahun aja tu dah mantep bgt…

    jadi sekarang pilih mana hayo, lulus lama dengan gelar insinyur ato lulus lebih cepat dengan gelar es teh, eh maap ST, hehehehe..

  5. Greg said:

    benernya ada satu lagi yaitu dulu MR skrg S.H (Sarjana Hukum)
    Contohnya MR.Ahmad Subarjo kalo di buku2 sejarah dulu

  6. andre said:

    gue yg jurusan kimia IPB ini, walaupun harusnya lulus bergelar S.Si, tapi karena institut, bisa aja jadi insinyur juga kan???

Leave your comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled website. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.com.

1 Trackbacks

  1. seandainya kita boleh milih penjajah.. jubel and the unessentials.

Greetings

Welcome to JUBEL and The Unessentials: a blog, portfolio, and personal website of Michael Jubel Hutagalung.

Who am I?

I am a web designer from Bandung, Indonesia. Addicted to CSS, XHTML, AJAX, and Wordpress. I'm currently available for freelance projects. Just give me a buzz and tell me what you need.

Buzz Me!